Melatih Anak Menyetir Sejak Dini
Kita tahu kan betapa banyaknya kendaraan bermotor di Jakarta, baik roda dua maupun empat. Semua disebabkan karena transportasi umum kita yang memang belum sepenuhnya layak guna. Daripada berhimpitan di dalam bus dan telat di jalan, mending menggunakan mobil yang jelas nyaman (meski resiko macet menanti). Semakin banyak pula pengemudi mobil yang ugal-ugalan karena mendapatkan SIM pun semakin mudah (karena main jalan pintas).
Justru dengan kondisi ini, sebaiknya anak Anda bukan dilarang mengemudi. Sebaiknya malah berikan pelatihan kepada mereka sejak dini tentang teknik mengemudi yang baik. Meski mereka belum layak mendapatkan SIM (secara umur), setidaknya mereka sudah cukup mahir dan siap menjadi pengemudi bertanggung jawab pada saatnya.
Di Inggris ada program Young Driver, yang memberikan pelatihan mengemudi untuk anak usia 11-16 tahun. Program ini bertujuan untuk melatih kemampuan menyetir para pengemudi belia dan menanamkan rasa tanggung jawab sejak dini. Dengan mencetak pengemudi handal, harapannya angka kecelakaan lalu lintas pun akan bisa berkurang.
Anak usia muda akan lebih cepat dan lebih antusias menyerap ilmu dibandingkan mereka yang sudah berusia 17 tahun ke atas. Mereka juga cenderung tidak mudah ugal-ugalan dan lebih stabil emosinya. Pelatihan menyangkut teori dan praktik. Setelah 30 menit menjalankan kendaraan, mereka mulai dilatih melewati sederetan cone, parkir paralel, dan berjalan mundur. Ternyata bagi mereka, pelatihan itu bisa dilakukan dengan mudah.
Meski belum ada program serupa di Indonesia, khususnya Jakarta, bukan nggak mungkin Anda bisa memulainya secara pribadi dengan anak Anda. Intinya adalah menanamkan rasa tanggung jawab lebih saat berada di balik kemudi. Mudah-mudahan saja anak Anda akan menjadi pengemudi handal saat memiliki SIM nanti.








